Archive

Mengenal Backend Developer

Bagi yang belum tahu, web development adalah istilah yang berhubungan dengan seluruh hal terkait web, mulai dari desain web, pengembangan konten web, web server, dan keamanan jaringan konfigurasi.

Ada tiga profesi yang bisa Anda pilih jika ingin menjadi seorang web developer, di antaranya adalah front-end developer, back-end developer, dan full-stack developer. Meski berbeda, tiga profesi tersebut adalah berakar dari hal yang sama. Nah, di sini kita akan membahas lebih jauh mengenai backend developer.

Pengertian Backend Developer

Back-end adalah bagian belakang layar dari sebuah website. Bahasa pemograman untuk back-end development diantaranya adalah PHP, Ruby, Python, dan banyak lainnya.

Pemrograman Backend adalah pemrograman yang berfungsi dalam mengolah data untuk dikirimkan ke depan atau di proses ke dalam database. Pemrograman ini tidak menghasilkan tampilan (user interface), namun menghasilkan objek atau teks yang dikirim melalui respon.

Hal yang Harus Dipelajari Untuk Menjadi Backend Developer

Pelajari Logika Dasar Pemrograman

Biasakan logika-logika sederhana yang ada di pemrograman. If else, Switch case, Looping dan Array adalah logika dasar pemrograman yang harus kamu pahami matang-matang. Karena dalam pembuatan backend development ini kebanyakan akan ketemu kasus seperti ini.

Pahami Algoritma

Banyak yang menganggap sepele Algoritma, padahal algoritma meupakan hal yang sangat penting dalam pemrograman. Dalam matematika dan ilmu komputer, algoritma adalah urutan atau langkah-langkah untuk penghitungan atau untuk menyelesaikan suatu masalah yang ditulis secara berurutan. Sehingga, algoritma pemrograman adalah urutan atau langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah pemrograman komputer.

Kenyataannya banyak backend developer yang kebingungan sama algoritma sebuah fungsi yang harus dia buat. Kasus disini adalah  backend dev tidak mampu menjelaskan alur fungsi yang harus dibuat.

Pelajari Database dan HTTP

Meskipun Anda bukan seorang database engineer, tapi Anda harus mengetahui :

  • Struktur database yang baik (normalisasi, penempatan kolom, penamaan kolom, pembuatan table yang baik)
  • Query yang memiliki performa baik, tapi jangan terlalu banyak menambahkan jumlah row pada table atau query anda akan overload
  • Index, primary key, foreign key, unique key itu harus hapal betul kolom mana yang cocok dijadikan index, kolom mana yang dijadikan PK.

Database adalah medium penyimpanan sebuah data. Di sini, segala data yang berhubungan dengan web akan tersimpan, mulai dari data dari web itu sendiri hingga apa yang dimasukkan oleh pengguna. Nah, untuk memasukkan data, maka pengguna akan menggunakan HTTP.

Pahami Application Programming Interface (API)

API adalah singkatan dari Application Programming Interface, dan memungkinkan developer untuk mengintegrasikan dua bagian dari aplikasi atau dengan aplikasi yang berbeda secara bersamaan. API terdiri dari berbagai elemen seperti function, protocols, dan tools lainnya yang memungkinkan developers untuk membuat aplikasi. Tujuan penggunaan API adalah untuk mempercepat proses development dengan menyediakan function secara terpisah sehingga developer tidak perlu membuat fitur yang serupa. Penerapan API akan sangaat terasa jika fitur yang diinginkan sudah sangat kompleks, tentu membutuhkan waktu untuk membuat yang serupa dengannya. Misalnya: integrasi dengan payment gateway. Terdapat berbagai jenis sistem API yang dapat digunakan, termasuk sistem operasi, library, dan web.

Bahasa Pemrograman Terbaik Untuk Backend Developer

1. PHP

PHP berada di posisi teratas karena popularitas dan penggunaannya yang luas. Tidak banyak programmer yang menyukai PHP, tetapi kamu mungkin harus berusaha menyukainya suatu hari nanti. Hampir semua pengguna web aktif telah menemukan semacam implementasi kode PHP, mengingat sekitar 75% situs web menggunakannya.

PHP telah jauh berkembang sejak pembuatannya pada tahun 1994. PHP sekarang digunakan pada banyak server dan dapat diintegrasikan dengan sejumlah besar framework dan template.

Bahasa ini juga kompatibel dengan framework populer termasuk Laravel , Symphony, dan CakePHP. Dengan asumsi pengetahuan sebelumnya dengan bahasa scripting, seorang pemula akan merasa sangat mudah untuk belajar PHP. Dengan komunitas developer yang besar, pemula memiliki banyak sumber daya untuk dipilih.

2. Python
Di bidang pengembangan web back-end, Python menjadi salah satu bahasa pemrograman yang diandalkan. Sebagian besar programmer back-end saat ini telah mengadopsi Python sebagai pengganti PHP. Mungkin fenomena ini sudah terjadi selama beberapa dekade, tetapi terus mendominasi dan lebih baik dari waktu ke waktu.

Python fleksibel dan dianggap sebagai gerbang untuk mempelajari bahasa pemrograman lain. Selain itu terdapat pula framework python yang benar-benar berguna untuk pengembangan back-end, yaitu Django. Framework ini kuat dan mampu melayani semua kebutuhan back-end.

3. Java
Sama seperti Python, Java telah berkembang pesat menjadi bahasa yang multifungsi. Java digunakan untuk pengembangan perangkat lunak, pengembangan android, dan tentunya pengembangan web. Banyak orang mungkin menyukai teknologi yang lebih baru seperti Node.js, namun kehadiran Java yang telah ada sejak lama membuatnya stabil dan lebih aman. Jika kamu ingin terjun ke pengembangan back-end dengan Java, framework Spring akan sangat membantumu.

4. Ruby
Ruby memiliki komunitas aktif dengan dokumentasi yang mengagumkan dan dependensi open-source yang mengesankan. Selain itu, kode Ruby ​​sederhana dan juga luas. Dengan memakai framework Ruby on Rails, developer dapat mengaktifkan dan menjalankan API RESTful dan melayani sumber daya CRUD dalam hitungan jam. Bukan hanya prototipenya saja, tetapi API juga berfungsi sebagai keamanan, tes unit, tes fungsional, dan basis data

Cara Mengganti Domain di WordPress

Apabila anda baru mengganti domain di wordpress, maka harus melakukan update database untuk bisa diakses. Tentunya halaman admin wordpress juga tidak bisa diakses karena anda langsung mengganti domain. Jika anda belum mengganti domain maka lakukan penggantian dulu pengaturan WordPress address (URL) dan Site address (URL) di setting > general . Lalu bagaimana jika anda sudah mengganti domain tanpa mengubah peraturan dulu? berikut cara cara mengganti nama domain pada WordPress melalui database.

Update Database WordPress

Langkah 1: Login cPanel. Anda bisa login ke cPanel layanan Anda dengan menggunakan link namadomain/cpanel atau bisa dari Member Area caranya Anda login terlebih dahulu lalu masuk ke menu service, jika sudah pilih layanannya dan bagian bawah akan ada pilihan login to cPanel, pilih menu tersebut. Saat masuk ke halaman login ke cPanel masukkan data username dan password yang valid lalu klik log in. Masuk Databases > phpmyadmin

 

Langkah 2: Pilih nama database wordpress Anda lalu klik simbol + dan cari wp_options

Centang siteurl dan home, lalu klik Change yang ada dipaling bawah

Ubah siteurl dan home dengan nama domain Kamu yang baru, lalu klik Go yang ada dipaling bawah

 

Update Permalink

Langkah 1: Selanjutnya adalah melakukan update link wordpress Anda, masuk wp-admin > Settings > Permalinks > Save changes

 

Dengan membeli hosting di Indowebhost kalian bisa mendapatkan domain gratis, SSL, unlimited bandwidht, unlimited space, dll. Klik link ini untuk info lebih lengkap

Tips Mempromosikan Blog

Mengelola blog memang gampang gampang susah. Pekerjaan Anda tidak terbatas pada membuat konten saja, tetapi juga mempromosikannya. Anda tidak bisa hanya menerbitkan konten dan menunggu pembaca akan datang dengan sendirinya.

Sebagai pemilik blog, Anda harus melakukan berbagai promosi blog agar banyak yang mengunjungi blog Anda dan membagikan konten di blog Anda.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Mempromosikan Blog

1. Promosikan Konten bukan blog. Artinya setiap kali anda menaruh link di berbagai tempat, bawa langsung ke konten yang ingin anda promosikan. Bukan ke homepage.

2. Konten yang berkualitas. Bukan konten yang hanya copy paste, ganti kata, tulis ulang. Konten anda harus punya ide-ide baru di dalamnya, dan yang terpenting harus membantu orang lain menyelesaikan masalah.

3. Jangan gunakan tool otomatisasi, minimal sampai anda sudah punya audience sendiri. Bicaralah kepada orang yang ingin anda promosikan sebagai manusia, bukan robot. Lakukan promosi secara manual. Semua yang serba otomatis biasanya menjurus kepada spam.

Setelah mengetahui ketiga hal diatas, saatnya untuk mengetahui tips dan cara mempromosikan blog.

1. Promosikan Blog di Forum Online

Forum online merupakan salah satu platform yang perlu Anda gunakan untuk mempromosikan blog. Platform forum online biasanya menyediakan forum terpisah untuk topik tertentu sehingga Anda bisa mempromosikan blog ke calon pembaca yang spesifik.  Untuk Awalan Anda bisa mempromosikan blog Anda di Kaskus.

2. Gabung ke Facebook Group yang bersih

Karena banyaknya orang Indonesia yang aktif dalam Facebook Groups, komunitas ini bisa menjadi salah satu tempat promosi terbaik. Sebelum bergabung, ingat 2 hal ini.

Pertama, jangan promosi ke grup yang tidak ada kaitannya dengan topik blog dan konten anda. Kalau konten anda tentang diet, gabunglah ke grup diet.
Kalau konten anda tentang bisnis, gabunglah ke grup bisnis.

Kedua, jangan promosi ke grup yang isinya sebagian besar spam link website. Post anda tidak akan terlihat di News Feed para anggotanya. Pastikan grup yang anda pilih aktif berisi komentar dan like, bukan hanya spam. Anda pun juga tidak boleh melakukan spam.

Berikut ini adalah tips lain promosi di Facebook supaya anda tidak ditendang dari grup:

  1. Rasio promosi 4:1, 4 kali membantu orang lain, 1 kali promosi.
  2. Promosikan link yang benar-benar membantu anggota grup menyelesaikan persoalan.
  3. Ikuti aturan grup. Kalau anda tidak diperbolehkan memposting link, jangan.
  4. Tidak harus membuat post baru untuk promosi. Tempat komentar juga bisa.
  5. Jangan bergabung hanya untuk promosi. Hal utama yang harus anda lakukan disini adalah membantu orang lain menjawab pertanyaan dengan sopan.
3. Post Konten Ke Social Media

Ada 2 hal yang harus anda perhatikan dalam menggunakan social media:

Pertama, jangan pernah beli follower/like.

Kedua, jangan hanya share link dari website anda sendiri saja.

Ikuti tips ini ketika posting di social media:

  1. Jangan gunakan judul artikel sebagai isi dari tweet atau status anda. Jelaskan isi konten dengan singkat, tapi menarik.
  2. Gunakan 3 konteks yang berbeda kalau anda menjadwalkan 3 update.
  3. Prinsip rasio 2:1:1, 2 kali share konten orang lain , 1 kali share konten milik sendiri, 1 kali update tanpa link.
  4. Penggunaan gambar terbukti meningkatkan jumlah klik pada social media.
4. Tinggalkan Komentar di Blog Orang Lain

Meskipun terlihat sepele, meninggalkan komentar di blog orang lain bisa menjadi cara promosi blog yang efektif untuk Anda. Dengan meninggalkan komentar di blog orang lain, Anda bisa mendatangkan trafik dengan dua cara.

Pertama, Anda bisa menjalin hubungan baik dengan pemilik blog tersebut. Jika pemilik blog menganggap konten Anda layak untuk dibaca banyak orang, ia tidak akan ragu untuk mempromosikan blog Anda di blog dan media sosialnya.

Kedua, ketika meninggalkan komentar di blog orang lain, Anda juga bisa berdiskusi dengan orang lain di kolom komentar. Dengan begitu Anda tidak hanya menjalin hubungan baik dengan pemilik blog tersebut, tetapi juga blogger-blogger lain.

Supaya Anda bisa merasakan efeknya, tentu Anda perlu meninggalkan komentar di blog-blog yang sudah terkenal dan trafiknya tinggi. Dengan begitu komentar Anda akan dibaca lebih banyak orang.

5. Ubah bentuknya lalu publish di berbagai tempat

Kalau anda punya konten berupa artikel, anda bisa membuat video, PDF, atau infografis dengan isi yang sama persis. Dari 1 jadi 4 sekaligus. Begitu pula kalau anda punya konten video, bisa dijadikan artikel juga. Tidak berhenti sampai di situ. Kita akan memanfaatkan website-website yang sudah memiliki banyak pembaca. Kemudian konten bentuk lain tersebut kita kirim ke sana.

Ini beberapa situs populer yang bisa kita manfaatkan:

  • SlideShare – slide presentasi
  • YouTube, Vimeo, DailyMotion – video
  • Kompasiana, Medium, Rubrik OkeZone – artikel
  • Visual.ly – infografis
  • iTunes, SoundCloud – podcast
  • Scribd – ebook

Di website-website ini sudah ada banyak orang yang siap menyantap konten Anda. Sehingga apabila dalam konten yang diterbitkan di website-website tadi terdapat link menuju website Anda, maka anda akan mendapatkan banyak traffic.

6. Kontak Calon Pembaca Secara Personal

Kabar baiknya, Anda bisa mengontak pengunjung blog secara personal melalui email atau biasa disebut juga sebagai email marketing. Menghubungi pengunjung blog melalui email bahkan bisa lebih efektif dibandingkan dengan share di media sosial. Menurut McKinsey, email marketing 40 kali lebih efektif dibanding Facebook dan Twitter.

Pertanyaannya adalah bagaimana Anda bisa meyakinkan pengunjung blog untuk membagikan alamat email mereka kepada Anda? Pertama, tambahkan tombol subscribe di blog Anda. Kedua, tawarkan konten eksklusif seperti infografik atau ebook gratis agar orang-orang tertarik untuk subscribe. Ketiga, kirimkan email newsletter untuk mengingatkan subscriber untuk membaca konten terbaru blog Anda.

7. Gunakan Paid Ads

Pertama, cara promosi blog menggunakan paid ads jauh lebih murah dari yang Anda kira. Anda bisa mengatur budget iklan sesuai anggaran yang Anda miliki. Jadi tidak perlu khawatir tentang biaya iklan yang mahal.

Kedua, paid ads memungkinkan Anda untuk menargetkan audiens secara spesifik. Jadi penyedia jasa iklan seperti Google, Facebook, dan Instagram akan menampilkan iklan Anda kepada audiens sesuai karakteristik yang Anda tentukan.

Ketiga, menggunakan paid ads itu susah adalah mitos belaka. Pengoperasian paid ads mungkin terlihat sulit saat ini karena Anda belum pernah mencobanya. Dengan sedikit belajar menggunakan panduan yang tepat, Anda bisa menguasai paid ads dalam waktu singkat.

Terdapat berbagai pilihan paid ads yang bisa Anda gunakan untuk promosi blog seperti Google Ads, Facebook Ads, dan Instagram Ads.

6 Jenis Blog dan Artikel yang Paling Banyak Dikunjungi

Dalam aktifitas blogging, tentunya hal yang menjadi paling penting adalah bagaimana caranya agar postingan kita banyak dibaca oleh orang, bagaimana caranya agar blog kita dikunjungi banyak orang. Dan, seperti yang sudah kita ketahui, salah satu caranya adalah dengan membuat posting-posting kita muncul di pencarian mesin pencari seperti google, yahoo dan bing. Hal ini biasa kita sebut sebagai SEO.

Berikut adalah  jenis-jenis blog dan artikel yang paling banyak dikunjungi orang.

1. Artikel yanng sedang viral/trending

pada dasarnya manusia memang sangat seringkali merasa penasaran tentang segala hal.
Setiap kali ada berita viral yang beredar di internet, pada khususnya di sosial media. Pasti langsung saja, banyak orang yang mencari info terkait mengenai berita tersebut di google.

Darisanalah artikel yang bertema viral tersebut menjadi artikel yang paling banyak dicari orang-orang di internet.

2. Tutorial

Sebenarnya posting tutorial atau cara melakukan sesuatu, terkadang lebih banyak dicari dari pada poin nomor 1. Namun, artikel jenis tutorial ini sangat bergantung pada topik blog. Orang-orang yang mencari artikel jenis ini hanya orang yang memang tertarik dan memiliki minat pada topik blog kita. Jadi, tergantung pada topik blog kita.

Pada beberapa kasus, posting jenis ini menghasilkan banyak sekali kunjungan pada blog kita. Apalagi ketika posting itu membahas hal yang krusial, umum dan hanya kita yang membahasnya.

3. Tips Dan Trik

Tidak bisa kita pungkiri lagi, posting tips dan trik melakukan sesuatu merupakan salah jenis posting yang banyak dicari orang. Sifatnya, hampir sama dengan poin nomor 2, sangat bergantung pada topik yang kita pilih.

4. Download Gratis

Hal-hal yang bersifat gratis, sangat mudah untuk ‘menyihir’ orang-orang untuk berdatangan ke blog kita. Posting jenis download gratis ini banyak dicari oleh para netizen. Namun, posting jenis ini biasanya sangat sulit untuk menempati halaman pertama di mesin pencari karena banyak saingannya.

5. Mengenal Apa Itu …

Artikel blog dengan jenis pengenalan atau pengertian terhadap sesuatu sudah terbukti secara khusus untuk blog ini. Hal ini karena jenis posting seperti ini diperuntukkan untuk semua orang. Misalnya, ketika seorang ahli matematika mendengar kata “HTML” dari seorang web programmer, besar kemungkinan dia akan mencari arti “HTML” lewat mesin pencari, dengan kueri “Apa itu HTML”, atau “Pengertian HTML”, atau “Mengenal HTML”. Padahal, itu sama sekali bukan bidangnya.

6. Unik, Fakta Menarik dan Mengejutkan

Topik ini mempunyai pembacanya sendiri biasanya gosip yang unik kemudian fakta terbaru dan hal-hal yang menarik dan mengejutkan maka akan sangat diminati oleh para penggemar gosip tersebut. tetapi orang akan jarang mencari sumber gosip tersebut di google oleh lantaran itu kita harus memanfaatkan media umum sebagai media penyebar berita. Jika media masa kita manfaatkan dengan semaksimal mungkin maka akan sanggup mendatangkan pemirsa yang sangat banyak.

 

Cara Membuat Blog Menjadi Mobile Friendly di WordPress

Menurut Google, 94%konsumen Indonesia mengakses internet melalui smartphone pada tahun 2018. Temuan ini tentu tidak bisa dianggap sepele oleh para pelaku bisnis online. Dengan smartphone sebagai perangkat utama konsumen Indonesia, pelaku bisnis online dituntut untuk bisa menyediakan website mobile friendly.

Sebagian orang mungkin berpikir, membuat website versi desktop saja sudah cukup sulit, kini ditambah tuntutan untuk membuat website mobile friendly. Tidak perlu khawatir karena Anda bisa membuat website mobile friendly di WordPress dengan bantuan plugin.

Berikut adalah daftar plugin untuk membuat website mobile friendly :

1. JetPack

JetPack adalah plugin gratis yang super komplit, memberikan Anda lebih dari hanya sekedar desain mobile responsif, karena dilengkapi dengan lebih dari 33 fitur khusus. Seiring dengan semakin berkembangnya “Mobile Theme“, JetPack menyediakan fitur yang bisa Anda gunakan untuk mengoptimalkan website untuk pengguna mobile. Fitur-fitur tersebut diantaranya adalah kontak forms, kustom CSS, mengubah galeri gambar dengan Carousel, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa mengkustomisasi theme sendiri jika terbiasa dengan coding CSS dan PHP. JetPack juga memiliki site verification tools “photon” untuk mempercepat kecepatan website Anda, dan terintegrasi langsung dengan halaman Google+ Anda.

2. WPTouch

WPTouch adalah pilihan paling populer untuk membuat website mobile friendly. Plugin ini akan membantu Anda mengubah website Anda lebih mobile friendly tanpa merusak tema website WordPress di desktop. Selain itu, WPTouch juga memastikan website versi mobile Anda lolos dari Google Mobile Test sehingga bisa meningkatkan ranking SEO Anda.

3. AMP for WP

AMP for WP. Plugin ini menyediakan fitur untuk mengecek kecepatan tema WordPress yang Anda gunakan. Jika tema WordPress yang Anda gunakan belum cukup cepat, Anda bisa menggantinya dengan tema dari AMP for WP yang lebih cepat dan responsif.

Sama dengan WPTouch, versi gratis AMP for WP memungkinkan Anda untuk membuat website mobile friendly dengan mudah. AMP for WP menyediakan dua cara untuk menambahkan fitur premium.

Cara pertama adalah membeli akun premium dengan harga mulai dari 149 US Dollar per tahun. Dengan akun premium, Anda bisa mengakses semua fitur dan extension premium di AMP for WP. Cara kedua adalah membeli per fitur/extension. Jika Anda hanya membutuhkan satu atau dua fitur tambahan tentu cara kedua lebih hemat untuk Anda.

4. WordPress Mobile Pack 2.0

WordPress Mobile Pack 2.0 adalah plugin yang memungkinkan Anda untuk membungkus dan mengirimkan konten Anda yang ada ke semua platform, sistem operasi, dan perangkat. Plugin ini memungkinkan akses dari cross-platform, user interface responsif, theme siap pakai dengan 6 abstract covers, dan post sync. Hal ini juga memungkinkan Anda untuk menyesuaikan tampilan (termasuk warna dan font). Theme ini juga terintegrasi ke dalam analisis dan fitur “full-screen” mode bagi pengguna yang ingin mengaksesnya dari desktop.

5. WP Mobile Edition

WP Mobile Edition adalah plugin yang dapat membantu Andamengubah website menjadi versi mobile yang di optimalkan untuk Android, iOS, dan Windows. WP Mobile Edition memiliki switcher mobile, yang secara otomatis dapat mendeteksi perangkat yang digunakan sementara membiarkan pengguna untuk beralih ke versi apapun yang mereka inginkan (antara desktop dan mobile). Mobile theme standar sangat ringan dan cepat untuk di muat. Plugin ini juga dilengkapi dengan device adaptation, smart formatting, full commenting system, dan 8 skema warna yang berbeda. Theme ini juga SEO-ready dan dilengapi dengan mobile advertising.

Tutorial Membuat Iklan Pay Per Click (PPC)

Tutorial Membuat Iklan Pay Per Click

Iklan pay per click tidak hanya disediakan oleh Google saja. Hampir semua platform media sosial juga menyediakan sistem iklan yang sama. Dari Facebook, Twitter, sampai Instagram sama-sama menerapkan sistem pay per click untuk iklan di platformnya. Google, Facebook, dan Instagram menyediakan fitur bagi para pemilik bisnis untuk memasang iklan di platform mereka. Ketiga platform tersebut menerapkan model iklan yang sama, yaitu pay per click.

Anda bisa menggunakan salah satu atau semua layanan iklan tersebut bersamaan. Jika target audiens Anda memang kebanyakan menggunakan semua platform tersebut, Anda bisa memanfaatkan ketiganya. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda agar tidak membebani anggaran perusahaan.

1. Google Ads

Google Ads sebelumnya dikenal sebagai Google AdWords. Sejak 24 Juli 2018, Google mengubah nama platform iklan mereka dari Google AdWords menjadi Google Ads. Google Ads adalah fitur dari Google untuk menampilkan paid search atau iklan berbayar di hasil pencarian Google. Dengan menggunakan Google Ads, Anda bisa menampilkan iklan Anda di hasil pencarian Google untuk kata kunci tertentu yang relevan dengan bisnis Anda.

Dibanding mesin pencari lain, Google memiliki pangsa pasar terbesar, baik di Indonesia maupun di global. Di Indonesia sendiri, Google mendominasi pangsa pasar mesin pencari sebesar 97,09 persen. Yahoo dan Bing hanya mendapatkan pangsa pasar sebesar masing-masing 1,66 persen dan 0,77 persen di Indonesia. Artinya iklan Anda kemungkinan besar akan dilihat lebih banyak orang jika menggunakan pay per click dari Google.

Siapa pun bisa memanfaatkan pay per click dari Google Ads karena cara membuat pay per click di Google sangat mudah. Yang Anda perlukan adalah akun Google. Google pun menyediakan berbagai cara pembayaran.

2. Facebook Ads

Iklan pay per click dari Facebook Ads juga dapat Anda pertimbangkan, mengingat banyaknya pengguna Facebook di Indonesia. Berdasarkan riset yang dirilis KataData, Indonesia menyumbang 130 juta pengguna aktif Facebook pada tahun 2017. Artinya lebih dari setengah penduduk Indonesia menggunakan Facebook. Selain itu, orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 3 jam 23 menit per hari di media sosial buatan Mark Zuckerberg ini.

Banyaknya pengguna Facebook di Indonesia menjadikan platform tersebut efektif untuk menjangkau calon pelanggan Anda di dunia maya. Untuk dapat membuat pay per click di Facebook Ads, Anda perlu membuat halaman Facebook terlebih dahulu.

3. Instagram Ads

Platform terakhir yang dapat Anda manfaatkan untuk beriklan adalah Instagram Ads. Jika sudah familiar dengan pembuatan iklan di Facebook Ads, membuat iklan di Instagram tidak akan sulit bagi Anda. Sebab sejak bergabung dengan Facebook pada tahun 2012, platform iklan keduanya disatukan di bawah Facebook Ads Manager. Jadi langkah-langkah pembuatan Instagram Ads hampir mirip dengan cara membuat Facebook Ads. Sama seperti syarat membuat Facebook Ads, Anda juga harus punya halaman Facebook terlebih dahulu sebelum membuat Instagram Ads.

Cara Membuat Link Dofollow/No Follow di WordPress

Pembahasan mengenai link nofollow dan dofollow memang sederhana, tapi tidak dapat dianggap remeh. Bahkan jika penempatan dan pengguna opsi link ini dapat dilakukan dengan benar, Anda bisa menaikan konten langsung ke dalam peringkat atas hasil pencarian Google.

Perbedaan Link Nofollow Link dan Dofollow Link

  • Nofollow, merupakan sebuah atribut HTML yang bertugas untuk memberikan kode kepada Google dan mesin pencari lain untuk mengabaikan ‘nilai SEO’ ke tautan tertentu. Singkatnya, atribut HTML nofollow membuat Google tidak mengikuti link atau URL yang disematkan. Link nofollow biasanya digunakan untuk link yang bersifat ‘jelek’. Misalnya domain yang mempunyai rate yang buruk atau link yang bisa menyebabkan spam seperti link yang berada di kolom komentar.
  • Dofollow, yaitu kebalikannya justru memberikan sinyal ke Google untuk mengikuti link tersebut. Tipe link dofollow sebenarnya sudah bersifat default alias sudah tidak perlu melakukan konfigurasi lagi. Secara otomatis Google akan mengikuti setiap link yang disematkan di sebuah artikel atau halaman web. Biasanya link dofollow disematkan di dalam kata kunci yang ditargetkan. Hal ini untuk menguatkan nilai SEO dari suatu konten. Secara manual Anda dapat melakukan pengecekan apakah link tersebut dofollow atau nofollow. Caranya dengan melihat pada baris kodenya.

Berikut ini contoh penulisan link dofollow:

<a href=”https://www.karsanusantara.com/”>Karsa Nusantara</a>

Link dofollow seperti ini biasanya juga untuk memberikan dukungan kepada domain lain sehingga bisa memberikan ‘power SEO’ yang lebih kuat. Hal ini tidak hanya menguntungkan pemberi link saja, tetapi juga pemilik domain yang mencantumkan link domain lain.

Nah bagaimana jika domain yang link-nya harus ada di halaman blog tetapi reputasinya jelek? Tentu saja Anda bisa menggunakan opsi nofollow. Berikut ini cara penulisan link nofollow:

<a href=”https://www.karsanusantara.com/” rel=”nofollow”>Karsa Nusantara</a>

Anda bisa melihat perbedaan antara kedua tipe link di atas. Secara default semua link merupakan dofollow. Untuk mengubah link dofollow menjadi link nofollow, Anda cukup menambahkan variabel ref=”nofollow”.

Variabel ref=”nofollow” berguna untuk menegaskan kepada Google Bot untuk tidak melakukan crawl atau pencatatan link yang dicantumkan. Namun jika pengunjung melakukan klik pada link tersebut tetap diarahkan ke situs yang menjadi tujuan.

Manfaat Dofollow dan Nofollow Link

Secara singkat ada beberapa manfaat mengkonfigurasikan antara dofollow dengan nofollow.

Link Dofollow

Ada beberapa kelebihan dofollow link jika diterapkan di website.

  1. Link yang ada di dalam website bisa menjadi backlink.
  2. Pagerank website akan naik karena pengunjung yang terus meningkat melalui peringkat search engine yang baik.

Sedangkan kekurangan dofollow link seperti.

  1. Banyaknya komentar spam yang masuk ke dalam komentar atau komentar yang tidak sesuai dengan topik pembahasan.
  2. Terlalu banyak link dapat menyebabkan Google menjatuhkan sanksi pada website Anda.

Link Nofollow

Meskipun jarang digunakan, nofollow dimanfaatkan untuk berbagai hal, seperti:

  1. Menjaga kualitas SEO di dalam search engine.
  2. Meminimalisir komentar spam.
  3. Link menjadi lebih stabil dan Google akan dengan mudah mengikutinya.

Namun tentu saja ada kekurangan dari penggunaan opsi link ini, yaitu tidak memberikan pengaruh (nilai SEO) bagi link tujuan.

Secara umum, baik dofollow maupun nofollow mempunyai tempat masing-masing. Kebanyakan pengguna atau pengelola website biasanya menggunakan nofollow maupun do follow di dalam konten website mereka. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan nilai SEO dan mempermudah navigasi pengunjung yang mengunjunginya maupun Google Bot yang melakukan crawling.

Cara Membuat Link Dofollow & Nofollow

Disini akan dijelaskan cara membuat link dofollow dan nofollow dengan mudah, baik melalui editor WordPress maupun menggunakan plugin.

  • Menambahkan Dofollow

Ketika menambahkan link di konten, secara otomatis link tersebut adalah dofollow. Untuk membuat link dofollow ikuti panduan di bawah ini:

  1. Pertama highlight words/teks yang ingin Anda beri link nofollow maupun link dofollow. Kemudian arahkan kursor ke atas Gutenberg block editor dan klik icon seperti gambar di bawah atau tekan CTRL+k.
  2. Salin URL dan paste ke dalam box yang muncul.

cara membuat link dofollow dan nofollow

  1. Kemudian klik di dalam pengaturan link ( ⋮ ) dan kemudian klik ‘Open New Tab’ supaya ketika diklik akan membuka jendela baru.

cara membuat link dofollow dan nofollow

  • Membuat Nofollow Menggunakan Editor WordPress

Menambahkan link nofollow mirip dengan dofollow, hanya saja ada beberapa langkah tambahan lain. Jadi ikuti terlebih dahulu tiga langkah membuat link dofollow kemudian ikuti langkah di bawah ini untuk mengganti nofollow menjadi dofollow.

  1. Klik icon ( ⋮ ) di bagian atas block kemudian pilih ‘Edit as HTML’.

cara membuat link dofollow dan nofollow

  1. Anda kemudian dapat melihat di dalam kode HTML. Add variabel rel=’nofollow’ ke dalam baris link untuk membuatnya nofollow seperti baris kode di bawah ini.
<a href=”https://www.karsanusantara.com/” rel=”nofollow”>Karsa Nusantara</a>
  • Membuat Nofollow Menggunakan Plugin

Jika Anda sering memerlukan link nofollow, atau jika Anda membutuhkan secara otomatis atribut nofollow ke dalam beberapa tipe link (seperti komentar di blog), plugin Ultimate Nofollow merupakan plugin yang cocok untuk Anda coba. Plugin ini menyediakan kemudahan solusi untuk mengelola berbagai macam link nofollow di WordPress. Selain itu ada beberapa kelebihan dari plugin ini:

  1. Menambahkan nofollow checkbox ke dalam tampilan reguler WordPress ‘insert link’.
  2. Otomatis menerapkan nofollow seluruh link.
  3. Memberikan Anda berbagai macam pilihan nofollow shortcodes.

Plugin sudah tersedia di dalam repositori WordPress sehingga Anda bisa langsung menginstalnya melalui “Dashboard » Plugin » Add New”.

cara membuat link dofollow dan nofollow

Setelah Anda menginstallnya, Anda hanya tinggal menambahkan link seperti biasanya. Namun ketika Anda masuk ke bagian setting, Anda tidak perlu menambahkan manual menggunakan shortcode karena akan ada tampilan seperti di bawah ini.

cara membuat link dofollow dan nofollow

Anda hanya tinggal klik ‘Add rel=”nofollow” ke dalam link. Perbedaan dengan cara sebelumnya adalah kemudahan di dalam menambahkan baris script rel nofollow tanpa harus mencari baris kodenya satu persatu.

Membuat Nofollow Link di Seluruh Komentar

Banyaknya komentar spam yang masuk ke dalam komentar atau komentar yang tidak sesuai dengan topik pembahasan tentu saja mengganggu. Jadi sebainya Anda mengatur link di kolom komentar menjadi nofollow. Jika Anda ingin mengatur secara otomatis nofollow ke seluruh link yang ada di blog komentar, akses “Setting » Nofollow” di dalam WordPress dashboard.

Kemudian centang di dalam box untuk menerapkan nofollow ke seluruh link yang ada di komentar. Kemudian klik “Save Changes” untuk menyimpannya.

cara membuat link dofollow dan nofollow

Kesimpulan

Membuat link dofollow dan rel nofollow memang sangat perlu. Apalagi jika Anda ingin memerangi spam yang sering kali merugikan website. Bahkan penggunaan dan penempatan link dofollow dan nofollow dengan tepat dapat meningkatkan kualitas SEO dari website tersebut.

Jika tidak ingin terlalu ribet untuk mengatur dofollow dan nofollow link, ada beberapa plugin di wordpress  yang menyediakannya. Jadi Anda tinggal menginstallnya saja untuk menggunakannya.

Pengertian Kelebihan dan Strategi Social Media Marketing (SMM)

Pengertian Social Media Marketing

SMM merupakan salah satu jenis digital marketing paling umum saat ini, tapi sebenarnya apa sih SMM itu ?. SMM (Social Media Marketing) adalah kegiatan mempromosikan produk atau layanan di platform media sosial menggunakan strategi tertentu. Definisinya memang cukup sederhana, yaitu mempromosikan produk atau layanan di media sosial. Akan tetapi, inti sebenarnya dari social media marketing terletak pada strateginya.

SMM membantu perusahaan mendapatkan feedback langsung dari pelanggan (dan calon pelanggan). Bagian interaktif media sosial memberikan pelanggan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan atau keluhan suara dan merasa mereka didengar.

SMM menjadi lebih umum dengan meningkatnya popularitas situs seperti Twitter, Facebook, Instagram, dan YouTube.

Kelebihan Social Media Marketing

1. Harga yang Relatif Murah

Membuat akun sosial media untuk bisnis Anda gratis, namun tentunya Anda membutuhkan team yang handal untuk membuat konten yang berkualitas.

2. Fleksibel Untuk Menjalankan Iklan Berbayar

Iklan berbayar yang ditawarkan oleh Facebook, Instagram dan sosial media lainnya sangatlah nyaman untuk Anda gunakan karena iklan tersebut dapat dijalankan kapan pun Anda butuhkan, dan sesuai dengan budget yang ditentukan.

3. Penggantian Konten Secara Rutin dan Teratur

Berbeda dengan media yang lainnya, Anda dapat mengupload konten yang berbeda setiap harinya, sesuai dengan kebutuhan Anda. Bandingkan dengan iklan radio atau televisi, mereka hanya akan menjalankan satu skrip yang sudah kita siapkan.

4. Social Media Presence

Tidak salah lagi, social media presence sangatlah dibutuhkan oleh suatu bisnis karena konsumen mencari informasi mengenai suatu produk atau servis melalui sosial media, selain menggunakan search engine.

5. Media Penghubung Konsumen

Banyak sekali bisnis yang melupakan pentingnya hubungan yang baik dengan konsumen, sehingga konsumen itu pun beralih ke kompetitor produk atau servis yang sama.

Akun sosial media Anda dapat menampung berbagai macam keluhan, saran, dan apa pun yang konsumen rasakan sehingga Anda tahu, apa yang perlu diperbaiki secara cepat.

Selain itu, sosial media juga dapat menampung ide dari konsumen untuk membantu Anda membuat produk baru.

Strategi Social Media Marketing

Jika Anda ingin melakukan social media marketing, tentunya Anda juga harus merencanakan strategi terlebih dahulu. Mengelola media sosial tanpa strategi sama saja bekerja tanpa rencana. Menjalankan social media marketing tanpa strategi akan berakibat negatif terhadap bisnis Anda. Oleh karena itu, langkah pertama social media marketing adalah menyusun strategi. Berikut adalah langkah-langkah menyusun strategi untuk kampanye media sosial Anda.

1. Tentukan Sosial Media Utama

Anda tidak bisa menggunakan semua platform untuk kampanye media sosial Anda. Sebab masing-masing bisnis memiliki target konsumen yang berbeda dan setiap platform media sosial juga memiliki karakteristik pengguna masing-masing.

Bisa jadi sebuah bisnis perlu melakukan kampanye media sosial di Instagram, Facebook, dan Twitter. Sedangkan bisnis lainnya mungkin hanya perlu menggunakan Instagram saja.

2. Membangun Kredibilitas

Jika Anda telah menentukan satu media sosial yang menurut Anda efektif sebagai tempat pemasaran produk. Saatnya membangun kredibilitas produk. Tahap awal yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba membangun brand awareness. Tahap ini, Anda harus menjelaskan identitas produk yang Anda jual tersebut. Baik dari segi produk, kegunaan produk, serta produk Anda tawarkan untuk siapa.

3. Fokus Pada Target

Kesalahan yang paling sering terjadi pada pengusaha yang baru menjalankan strategi social media marketing adalah mengincar seluruh orang. Inilah kesalahan terbesar, Anda bisa memilih orang-orang yang memang menjadi fokus Anda. Tak perlu mengincar orang yang tidak tertarik dengan produk, karena hal tersebut hanya akan membuat Anda membuang-buang tenaga saja. Fokuslah pada konsumen yang ingin Anda incar.

4. Buat Konten yang Berkualitas dan Menarik

Dengan konten yang berkualitas dan mampu menarik perhatian serta minat para konsumen tentu merupakan tujuan utama Anda agar bisnis yang sedang Anda jalani berjalan dengan sukses. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar konten sosial media Anda mampu menarik minat para konsumen, antara lain yaitu:

  • Membuat judul dan headline yang menarik

Ketika akan menulis, maka headline atau judul merupakan hal yang pertama kali tentu akan dilihat oleh konsumen. Karena itu, sudah sangat seharusnya pembuatan judul atau headline konten mempunyai pesan yang kuat dan mampu menciptakan suasana ketertarikan dan emosi para pembacanya. Maka, cobalah untuk membuat headline atau judul yang mampu menarik minat para konsumen untuk membacanya. Namun, buatlah sebuah pesan yang berbeda dari setiap konten yang Anda tulis.

  • Memberikan peran yang optimal di setiap sosial media

Sebagai sosial media marketing, Anda tentu memahami bahwa setiap platform yang terdapat di sosial media mempunyai keunikan yang berbeda-beda. Karena itu, jika Anda ingin membagikan sebuah konten yang sama di beberapa platform, maka Anda perlu memastikan terlebih dahulu konteks sosial media yang akan Anda gunakan. Contohnya, jika Anda ingin menggunakan Instagram maka sebaiknya menggunakan sebuah konten foto, sebaliknya jika Anda menggunakan media twitter, maka sebaiknya Anda menggunakan cuitan singkat untuk penyebaran kontennya.

  • Variasi di setiap konten

Konten yang sama dan berulang justru akan membuat audiens merasa bosan dan jenuh. Hal ini tentunya akan mengurangi engagement brand Anda. Jika lebih buruk, maka hal ini akan mengurangi jumlah followers terhadap brand Anda di sosial media. Karena itu janganlah terlalu sering menggunakan konsep yang sama pada konten yang Anda buat. Anda juga dapat menyelipkan beberapa fitur seperti contohnya video pendek menggunakan format GIF untuk menambah minat audiens serta melakukan update hal baru mengenai apa yang paling disukai oleh audiens.

5. Jadwal dan Frekuensi Posting

Kelebihan media sosial dari platform-platform marketing lainnya adalah memungkinkan Anda untuk memiliki komunikasi dua arah dengan konsumen. Hal ini juga menuntut Anda untuk selalu hadir di media sosial setiap saat.

Untuk menemukan waktu yang tepat untuk merilis konten media sosial juga memerlukan riset dan percobaan. Sebab setiap bisnis punya karakteristik dan kebiasaan konsumen yang berbeda-beda. Selain itu, masing-masing platform media sosial juga memiliki kebiasaan pengguna yang berbeda-beda.

Jarang memposting merupakan hal yang buruk untuk strategi SMM Anda. Terlalu banyak memposting juga sama buruknya, lalu bagaimana cara kita menentukan frekuensi postingan yang tepat ? Berikut adalah frekuensi optimal untuk masing-masing sosial media :

  • Facebook: maksimal 2x sehari dan 5-10x seminggu
  • Twitter: 5x sehari atau lebih
  • LinkedIn: 1x per hari dan 20x per bulan
  • Google+: maksimal 3x sehari
  • Pinterest: 5x sehari atau lebih
  • Instagram: 1-2x sehari atau lebih

sumber : https://buffer.com/library/how-often-post-social-media

7. Manfaatkan Iklan

Jangkauan di media sosial tidak hanya didapatkan melalui jangkauan organik saja. Anda juga bisa memanfaatkan layanan iklan masing-masing platform media sosial untuk meningkatkan jangkauan postingan media sosial Anda.

Terlebih lagi timeline media sosial seperti Instagram dan Facebook menerapkan sistem acak, bukan lagi berdasarkan waktu posting. Hal ini bisa menyebabkan konten media sosial Anda terlewat. Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan layanan iklan. Untuk itu Anda bisa memanfaatkan layanan iklan media sosial.

8. Evaluasi Performa

Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah evaluasi performa strategi social media marketing Anda. Tanpa evaluasi Anda tidak bisa mengetahui apa yang perlu dipertahankan, apa yang perlu ditiadakan, dan apa yang perlu ditingkatkan.

Agar evaluasi strategi social media marketing lebih efektif, Anda memerlukan bantuan aplikasi pengelola media sosial. Kebanyakan aplikasi pengelola media sosial memang berbayar, tetapi penting untuk keberlangsungan strategi social media marketing Anda.

Dengan menggunakan platform pengelola media sosial, Anda bisa mendapatkan analisis dan insight mendalam mengenai kampanye media sosial Anda. Beberapa platform pengelola media sosial yang cukup terkenal adalah SproutSocial, Buffer, HootSuite, dan lain-lain.

Cara Mengatasi Error The Uploaded File Exceeds the upload_max_filesize Directive in php.ini di WorPress.

Error “The uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini” merupakan pesan error yang muncul ketika pengguna mencoba mengunggah file, gambar, maupun tema melebihi kapasitas yang sudah ditentukan.

WordPress mempunyai batas ukuran maksimal. Batas ini berbeda-beda, tergantung pengaturan dari penyedia layanan hosting. Pengaturan ini biasanya terdapat di dapat kontrol panel pada menu PHP. Ketika Anda melanggar batasan ini akan muncul pop up error ‘The uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’.

Sering kali permasalahan ini muncul di website yang mempunyai banyak konten. Anda mungkin mengira cara mengatasi error ‘The uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ cukup sulit, tapi ternyata tidak. Anda hanya perlu mengubah nilai dari masing-masing variabel perintah di bawah ini. Pastikan batas maksimal upload lebih besar dari ukuran file yang akan diunggah.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda coba untuk memperbaiki error ini:

Opsi 1: Mengedit File .htaccess

Cara yang paling cepat untuk memperbaiki error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ adalah menaikkan batas maksimal PHP resource di .htaccess.

Caranya sangat mudah. Anda hanya tinggal akses root direktori penyimpanan WordPress menggunakan file manager atau FTP klien. Kemudian, cari file .htaccess yang biasanya berada di dalam folder public_html atau folder root instalasi WordPress Anda. Akses file tersebut dan ubah beberapa nilai yang ada di dalamnya.

the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini

Menaikkan maksimal upload bisa dilakukan dengan mengubah nilai perintah upload_max_filesize. Caranya dengan menambahkan baris line di bawah ini ke dalam .htaccess. Anda bisa menyesuaikan nilai sesuai dengan kebutuhan. Pada contoh di bawah ini saya menggunakan nilai 256M yang berarti maksimal upload adalah 256 Megabyte.

php_value upload_max_filesize 256M

Setelah selesai, coba Anda unggah kembali file yang gagal. Jika cara ini berhasil, seharusnya tidak akan ada error yang muncul. Jika error masih muncul, Anda mungkin perlu mengubah beberapa nilai di pengaturan limit PHP seperti di bawah ini.

php_value post_max_size 256M
php_value memory_limit 512M
php_value max_input_time 180
php_value max_execution_time 180

Setelah selesai jangan lupa di-save kemudian coba upload file yang sama menggunakan cara seperti sebelumnya. Jika tidak ada masalah seharusnya WordPress Anda dapat berjalan dengan baik.

Opsi 2: Mengedit File wp-config.php

Cara mengatasi error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ yang lain adalah dengan mengubah konfigurasi dalam file wp-config.php. File ini juga terletak di direktori WordPress di folder yang sama dengan file .htaccess.

the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini

Setelah Anda membukanya, tambahkan baris kode di bawah ini,

@ini_set(‘upload_max_size’ , ‘256M’ );

Jangan lupa untuk menyimpannya.

Setelah selesai, silakan refresh browser Anda kemudian coba unggah file yang sama. Jika berhasil seharusnya tidak ada error yang muncul lagi.

Opsi 3: Mengubah Konfigurasi di cPanel

Jika punya akses ke cPanel, Anda bisa menggunakan cara ini dengan mengakses fitur Select PHP Version. Fitur ini ada di cPanel hosting. Fitur ini dapat Anda akses melalui “cPanel » Select PHP Version » Switch to PHP Options”.

the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini

Tidak hanya mengubah batas ukuran maksimal unggahan file, di menu ini Anda juga bisa mengatur memory limit, ukuran maksimal post, dan lain sebagainya. Secara default pengaturan limit sudah diatur maksimal oleh penyedia layanan hosting, tapi Anda bisa mengubahnya lagi sesuai dengan kebutuhan.

the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini

Setelah selesai, jangan lupa klik “Save” untuk menyimpannya.

Opsi 4: Memperbarui File php.ini

Cara keempat yang bisa Anda coba adalah mengubah konfigurasi yang ada di dalam file php.ini. Cara ini hanya bisa digunakan oleh Anda yang mempunyai akses ke dalam server atau bagi pengguna Virtual Private Server (VPS) dengan akses root.

Anda mungkin sejak tadi bertanya-tanya, error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ menyebutkan php.ini tapi cara-cara sebelumnya belum membahas file ini.

Jika Anda melihat lebih seksama error tersebut memang menyebutkan ada yang bermasalah dengan file php.ini. File php.ini merupakan file yang menampung semua variabel konfigurasi batasan PHP.

File php.ini terkadang membutuhkan akses lebih tinggi (root) ke dalam server yang mana tidak diizinkan untuk user biasa atau pengguna shared hosting. Contohnya di Niagahoster. Anda tidak bisa mengakses file PHP di Niagahoster, tapi semua batasan penggunaan PHP sudah diatur semaksimal mungkin.

the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini

Sedangkan bagi Anda yang menggunakan layanan Virtual Private Server (VPS) sangat mungkin mengubah konfigurasi di dalam file php.ini. Jadi solusi ini sangat cocok Anda terapkan jika menemui error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’ di VPS.

Untuk mengubahnya, akses file tersebut di dalam folder /etc/php/7.0/cli/php.ini. Itu adalah contoh direktori yang digunakan oleh PHP versi 7. Versi PHP lain kadang letaknya berbeda. Letak file ini juga tergantung dari penyedia layanan hosting yang Anda gunakan. Anda dapat juga mengeceknya menggunakan perintah $ rpm -qc php-common.

the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini

Setelah Anda akses file tersebut, cari baris upload_max_filesize dan naikkan nilainya. Anda mungkin akan menaikkan beberapa batasan seperti di bawah ini.

upload_max_filesize = 256MB
post_max_size = 256M
memory_limit = 512M
max_execution_time = 180

Jangan lupa menyimpan konfigurasi yang sudah dilakukan.

Setelah selesai, silakan akses kembali WordPress dan coba upload file yang tadi gagal untuk diunggah. Jika berhasil, seharusnya tidak ada masalah atau error yang muncul.

Opsi 5: Menghubungi Customer Support

Jika seluruh cara yang sudah dibahas tadi belum bisa memperbaiki error ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’, Anda bisa menghubungi layanan customer service.

Berikan informasi yang kira-kira dibutuhkan oleh customer support penyedia layanan hosting Anda seperti screenshot dan langkah-langkah ketika menemui error tersebut. Sekecil informasi yang Anda berikan akan bisa membantu customer service untuk mencari tahu penyebab dan memberikan solusinya.

Sebelum itu, Anda mungkin dapat terlebih dahulu melihat batas maksimal upload dan menginformasikannya kepada customer service. Informasi ini dapat Anda akses melalui menu “WordPress Dashboard » Media » Add New”.

the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini

Kesimpulan

Sampai pada bagian ini Anda sudah mempelajari beberapa cara untuk mengatasi ‘the uploaded file exceeds the upload_max_filesize directive in php.ini’, di antaranya:

  1. Menaikkan nilai upload_max_filesize di file .htaccess.
  2. Mengatur upload_max_filesize yang lebih besar di file wp-config.php.
  3. Mengubah pengaturan PHP melalui cPanel.
  4. Mengubah file php.ini untuk meningkatkan perintah upload_max_filesize.
  5. Menghubungi penyedia layanan hosting untuk tindakan lebih lanjut.

 

Cara Menggunakan Google Analytics

Google Analytics adalah tool wajib bagi pemilik website. Dengan menginstall Google Analytics di website, Anda bisa dengan mudah memantau trafik web. Bukan sekedar trafik saja yang bisa Anda ketahui. Platform ini juga menyediakan berbagai data soal performa sebuah situs. Mulai dari mana sumber trafik, data demografi pengunjung, konten populer, dan lain-lain.

Kesemua data tersebut bisa Anda jadikan bahan evaluasi konten dan situs web. Misalnya, Anda bisa memutuskan konten mana yang perlu ditulis ulang atau dioptimasi. Plugin apa yang perlu ditambah. Aspek teknis apa yang perlu diperbaiki. Konten atau produk mana yang menarik pengunjung.

Kita akan belajar cara menggunakan Google Analytics. Akan dijelaskan bagaimana cara membaca semua data analytics. Setidaknya ada enam jenis data Google Analytics yang perlu Anda tahu:

  1. Realtime,
  2. Demografi pengunjung,
  3. Perilaku pengunjung,
  4. Jumlah trafik,
  5. Sumber trafik,
  6. Kecepatan website,

Sebelumnya, pastikan Kalian sudah menginstall Google Analytics di website. Jika sudah, Kita langsung membahas cara menggunakan Google Analytics.

Istilah-Istilah Penting di Google Analytics

Sebelum menggunakan Google Analytics, Sebaiknya belajar istilah-istilahnya lebih dulu. Karena, Google Analytics memiliki banyak sekali menu dan bagian. Tanpa mengetahui dengan baik beberapa istilah penting, Anda bisa-bisa bingung dan tak menggunakan service ini secara maksimal.

Berikut adalah beberapa istilah penting dalam Google Analytics:

  • Organizations ━ Ketika Anda memiliki banyak produk dan metrik untuk diukur, Organisasi adalah mengelompokkan kesemuanya dalam satu “folder”. Lewat Organization, Anda bisa menggunakan beberapa layanan Google sekaligus seperti Analytics, Tags Manager, dan Optimize. Anda juga bisa mengatur user, akses data, dan integrasi antar-produk.
  • Accounts ━ Ialah akses poin Anda ke layanan Analytics. Anda perlu setidaknya satu akun untuk bisa menggunakan dan memantau metrik dari Google Analytics.
  • Properties ━ Properti merupakan sebutan untuk objek yang metriknya dipantau oleh Analytics. Objek yang dimaksud bisa berupa website, aplikasi ponsel, atau device. Nantinya, Analytics akan mengeluarkan tracking ID khusus untuk tiap properti yang dipantau.
  • Views ━ Sebutan untuk data spesifik yang Anda inginkan dalam sebuah properti. Misalnya, Anda bisa membuat masing-masing view khusus untuk keseluruhan trafik web, trafik AdWords, traffic subdomain, dan sebagainya. 
  • Session ━ Interaksi antara user dengan halaman web dalam jangka waktu tertentu. Umumnya, Google Analytics menghitung interaksi sampai user tidak aktif (tidak melakukan interaksi) selama 30 menit.
  • Bounce rate ━ Persentase atau jumlah pengunjung yang meninggalkan web setelah melihat satu halaman saja.

Cara Menggunakan Google Analytics

Setelah paham istilah-istilah di atas, langsung Kita bahas cara membaca data Google Analytics. Sebetulnya, enam cara di bawah hanyalah secuil dari keseluruhan data yang bisa didapat Analytics.

Namun, untuk permulaan, keenam cara ini sudah cukup untuk mengenalkan Anda pada Google Analytics. Keenam cara ini juga sudah lebih dari cukup untuk menganalisis performa web atau blog sederhana.

1. Realtime

real time google analytics

Dalam menu Realtime > Overview, Anda bisa mengecek metrik realtime web. Ketika Anda yang membuka web, aplikasi, atau device Anda di saat itu, data yang terekam bisa langsung diakses

Dalam halaman Overview, ada beberapa data yang akan nampak:

  • Jumlah user yang membuka web secara realtime;
  • Pembagian user berdasarkan device yang digunakan untuk akses web (dekstop vs. mobile);
  • Pageview per menit;
  • Pageview per detik;
  • Top referral;
  • Top social traffic;
  • Top keywords;
  • Top active pages;
  • Top locations.

Kesemua data di atas tersedia dalam bentuk sederhana. Untuk tampilan yang lebih lengkap, Anda bisa akses submenu Locations, Traffic Sources, Content, Events, dan Conversions di bawah Realtime.

2. Demografi Audiens / Audience Demographics

Siapa yang mengunjungi website Anda? Dari mana saja mereka berasal? Topik bahasan apa yang mereka minati?

Kita bisa mengetahui siapa saja yang mengunjungi website kita, Dari mana mereka berasal dan lainnya, Dengan Google Analytics. Bahkan, dibandingkan empat menu utama lainnya, bagian Audience memberikan insight yang sangat lengkap.

audience demographics google analytics

Untuk lihat tampilan sederhana alias rangkuman data audiens, Anda bisa menuju Audience > Overview. Pada bagian ini, Anda bisa melihat data seperti:

audience overview google analytics
  • Jumlah pengguna;
  • Jumlah tayangan halaman;
  • Jumlah pengguna baru;
  • Jumlah halaman dibuka dalam satu sesi;
  • Jumlah sesi;
  • Jumlah sesi per pengguna;
  • Bounce rate / sesi pantulan;
  • Demografi berdasar bahasa, negara, dan kota;
  • Sistem operasi yang digunakan;
  • Informasi sistem operasi ponsel yang dipakai audiens.

Di luar data di atas, Anda juga bisa mengetahui info spesifik soal audiens. Klik Audience > Demographics untuk tahu jenis kelamin dan usia audiens.

Anda juga bisa cari tahu topik apa yang disukai audiens melalui Audience > Interests. Lewat menu ini, Anda bisa tahu topik apa yang diminati pengunjung (Affinity Categories), produk apa yang diminati dan siap dibeli (In-Market Segments), dan keduanya (Other Categories).

3. Perilaku Pengunjung / Visitors’ Behaviour 

Jangan kira interaksi pengunjung dengan konten web tak bisa dipetakan. Lewat Audience > Behaviour, Anda bisa tahu bagaimana sebetulnya audiens merespons setiap halaman di website.

Karena data ini sangat penting untuk Anda ketahui, kami akan bahas bagian ini secara khusus. Ada lima macam data yang akan dibahas, yaitu pengunjung baru vs. pengunjung lama, frekuensi dan keterkinian, engagement, kualitas sesi, dan kemungkinan konversi.

Pengunjung Baru vs. Pengunjung Lama / New vs. Returning

new visitor vs old google analytics

Di sini, Anda bisa mendeteksi jumlah pengunjung unik atau audiens yang baru pertama kali mengunjungi web. Di samping itu, Anda juga bisa tahu berapa banyak pengunjung setia Anda.

Bukan cuma angka mentah saja yang bisa diketahui. Dalam kedua kategori data itu, terdapat keterangan lebih lengkap tentang bounce rate, jumlah halaman per sesi, dan durasi rata-rata per sesi.

Semua keterangan tersebut bisa membantu Anda memetakan perilaku audiens baru dan audiens lama.

Frekuensi dan Keterkinian / Frequency & Recency

frequency and recency google analytics

Bagian ini bisa agak membingungkan. Tapi, kami akan coba sederhanakan untuk Anda.

Frekuensi berarti seberapa sering pengunjung kembali pengunjung web dalam waktu tertentu. Google akan merekam setiap kali audiens mengunjungi web Anda.

Katakanlah, seorang pengunjung membuka web Anda empat kali dalam seminggu. Google akan memisahkan setiap sesinya dan menghitungnya secara terpisah. Setiap sesi itu diberi nama “sesi pertama”, “sesi kedua”, “sesi ketiga”, dan seterusnya.

Berbeda lagi dengan keterkinian. Data ini menunjukkan jangka waktu (dalam hari) sejak pertama kali audiens berkunjung ke web. Jika seorang pengunjung membuka web di hari Senin, lalu membukanya lagi di hari Kamis ━ ia akan dihitung sekali berkunjung sejak sesi pertama.

Engagement

engagements google analytics

Lewat engagement, Anda bisa mengetahui dua macam data. Pertama soal durasi sesi. Kedua adalah kedalaman halaman.

Di durasi sesi, Google mendaftar sesi dalam jangka waktu tertentu. Misalnya, sesi 0-10 detik, 11-30 detik, 31-60 detik, dan seterusnya. Anda bisa cek jumlah sesi dan jumlah tayangan halaman untuk tiap rentang sesi.

Kedalaman halaman atau page depth menjelaskan berapa banyak halaman yang dibuka dalam satu sesi. Sama halnya seperti durasi sesi, Anda juga bisa tengok jumlah sesi dan jumlah tayangan halaman pada kategori kedalaman halaman.

Kualitas Sesi / Quality Session

session quality google analytics

Seperti namanya, Google menilai kualitas sesi dalam skala 1 sampai 100. Semakin kecil angkanya berarti semakin rendah kualitas sesi. Dalam kata lain, sesi yang dimaksud semakin jauh dari transaksi. Sebaliknya, nilai tinggi artinya semakin berkualitas dan dekat dengan transaksi.

Google juga menghitung jumlah sesi, sesi dengan transaksi, dan sesi tanpa transaksi untuk tiap-tiap skala kualitas sesi. Dengan begitu, Anda bisa memetakan tren jumlah kunjungan untuk sampai ke konversi.

Kemungkinan Konversi / Conversion Probability (Beta)

conversion probability google analytics

Di samping menilai kualitas sesi, Google juga menghitung kemungkinan konversi audiens. Mirip dengan metrik sebelumnya, Google memberi nilai dalam skala 1-100. Semakin kecil nilainya, semakin kecil kemungkinan konversi. Begitu pun sebaliknya, nilai besar berarti tinggi pula kemungkinan konversi.

Penghitungan data masih tersedia dalam versi beta. Google hanya bisa memerlukan minimal 1000 kali transaksi ecommerce untuk bisa menganalisis conversion rate. Jika jumlah transaksi minimal tidak penuhi atau Google tak yakin dengan hasil analisisnya, opsi ini takkan tersedia di Google Analytics Anda.

4. Semua traffic / Overall traffic

Jumlah trafik adalah satu aspek penting yang perlu Anda tahu. Data ini menunjukkan seberapa banyak website Anda dikunjungi dalam jangka waktu tertentu. Dari sini, Anda bisa tahu seberapa populer web yang dimiliki.

Namun, jumlah trafik berbeda dengan jumlah pengunjung unik. Pada bagian ini, Google hanya menghitung berapa kali halaman dibuka. Jika pengunjung membuka satu halaman hingga 10 kali, jumlah buka itu jugalah yang akan dihitung.

Untuk mencari tahu semua traffic, Anda bisa klik menu Acquisition > All Traffic. 

overall traffic google analytics

Di bawah All Traffic masih ada pilihan channel, treemaps, source/medium, dan refferals. Keempat opsi tersebut bisa Anda gunakan untuk melihat secara detail trafik web.

Misalnya, di bagian Channel atau Saluran, Anda bisa lihat channel marketing apa saja yang menyumbang kunjungan ke web. Lebih lanjut soal ini akan dibahas pada bagian Sumber Traffic atau Traffic Source.

traffics treemaps google analytics

Di bagian Treemaps atau Peta Hierarki, Anda mendapatkan bantuan visual untuk melihat tren trafik di web. Tampilan macam ini lebih intuitif. Di samping juga, Anda bisa data mana yang relatif penting, hubungan antara dua data berbeda.

Kemudian pada opsi Source/Medium atau Sumber/Media, terdapat daftar channel marketing beserta sumber spesifik yang menyumbang trafik pada web. Anda bisa tahu, misalnya, media sosial apa yang bekerja dan dengan cara apa (referral, cpc, atau organik).

Pilihan terakhir ialah Referrals atau Rujukan yang berisi alamat website. Alamat web yang disebutkan itulah, besar kemungkinan, memuat link menuju website Anda.

5. Sumber Traffic / Traffic Source

Ada banyak jalan untuk sampai ke website Anda. Cara paling umum adalah dengan mengetikkan URL ke address bar di browser. Tapi bisa juga, pengunjung menemukan web lewat mesin pencari, website lain yang memberi backlink, atau pun iklan.

“Jalan-jalan” yang ditempuh pengunjung bisa Anda ketahui dengan Google Analytics. Dengan mengetahui data ini, Anda bisa mengevaluasi sumber trafik. Anda juga bisa gunakan data sebagai bahan pertimbangan dalam membuat promo atau strategi menjangkau audiens.

Untuk tahu sumber trafik website, klik Acquisition > All Traffic > Channels.

channel google analytics

Pokoknya, ada empat traffic source dalam Google Analytics. Keempatnya, yaitu organic, direct, referral, dan social. Berikut penjelasannya:

  • Organic ━ trafik yang didapatkan dari hasil pencarian di mesin pencari semacam Google, Bing, Yahoo!, dan lainnya.
  • Direct ━ trafik berasal dari URL yang langsung diketikkan di address bar browser.
  • Refferals ━ memuat daftar website atau channel yang mengirimkan trafik pada web.
  • Social ━ mendaftar media sosial apa saja yang mengirimkan trafik pada website Anda.

Selain keempat sumber di atas, ada juga paid search dan email. Kedua sumber trafik ini biasanya hanya ditemukan pada web bisnis dan ecommerce.

Paid search merupakan trafik yang didapatkan dari iklan. Lalu, email merupakan trafik yang didapatkan ketika Anda melampirkan URL web di newsletter atau email marketing.

6. Kecepatan Website / Website Speed

Selain Google PageSpeed Insight dan tools lain, Anda bisa sekalian mengecek kecepatan website lewat Google Analytics. Untuk itu, cukup klik Behaviour > Site Speed.

overview site speed google analytics

Jika Anda menginginkan tampilan sederhana, Anda bisa pilih menu Overview atau Ringkasan. Berikut beberapa data yang ditampilkan di halaman ringkasan:

  • Waktu Muat Halaman Rata-rata;
  • Waktu Pengalihan Rata-rata;
  • Waktu Pemeta Domain Rata-rata;
  • Waktu Sambungan Server Rata-rata;
  • Waktu Respons Server Rata-rata;
  • Waktu Download Halaman Rata-rata;
  • Kecepatan situs berdasarkan browser, negara, dan halaman.

Di luar data di atas, waktu load setiap halaman juga bisa dicari pada bagian Page Timings atau Waktu Halaman. Google sengaja mengurutkan dari halaman populer dan menyebutkan waktu yang dibutuhkan untuk load halaman tersebut.

speed suggestion site speed

Google pun memberikan rekomendasi ideal untuk loading halaman. Klik bagian Speed Suggestions atau Saran Kecepatan. Pilih halaman mana yang ingin Anda ketahui. Kemudian klik link pada kolom Saran Kecepatan Laman.

Nantinya, Anda akan langsung dibawa ke pop-up Google PageSpeed Insight. Pop-up ini akan menganalisis halaman web yang diminta. Dalam waktu singkat, Anda kan dapatkan saran-saran yang bisa diterapkan untuk mempercepat waktu load.

Kesimpulan

Ada banyak macam data yang bisa didapatkan dengan Google Analytics. Namun sebagai pemula, Anda setidaknya perlu tahu enam hal: realtime, demografi pengunjung, perilaku pengunjung, jumlah trafik, sumber trafik, dan kecepatan website.

Kalau Anda butuh insight yang lebih spesifik, Ada bisa mencari tentang Google Analytics khusus untuk bisnis. Di dalamnya akan membahas cara membandingkan performa web dengan kompetitor, mengecek lokasi pengunjung, kompatibilitas browser, cara tahu kata kunci populer, penyebab pengunjung exit halaman, dan waktu yang strategis untuk mengirim email.

 

Open chat