Archive

Cara Membuat Blog Menjadi Mobile Friendly di WordPress

Menurut Google, 94%konsumen Indonesia mengakses internet melalui smartphone pada tahun 2018. Temuan ini tentu tidak bisa dianggap sepele oleh para pelaku bisnis online. Dengan smartphone sebagai perangkat utama konsumen Indonesia, pelaku bisnis online dituntut untuk bisa menyediakan website mobile friendly.

Sebagian orang mungkin berpikir, membuat website versi desktop saja sudah cukup sulit, kini ditambah tuntutan untuk membuat website mobile friendly. Tidak perlu khawatir karena Anda bisa membuat website mobile friendly di WordPress dengan bantuan plugin.

Berikut adalah daftar plugin untuk membuat website mobile friendly :

1. JetPack

JetPack adalah plugin gratis yang super komplit, memberikan Anda lebih dari hanya sekedar desain mobile responsif, karena dilengkapi dengan lebih dari 33 fitur khusus. Seiring dengan semakin berkembangnya “Mobile Theme“, JetPack menyediakan fitur yang bisa Anda gunakan untuk mengoptimalkan website untuk pengguna mobile. Fitur-fitur tersebut diantaranya adalah kontak forms, kustom CSS, mengubah galeri gambar dengan Carousel, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa mengkustomisasi theme sendiri jika terbiasa dengan coding CSS dan PHP. JetPack juga memiliki site verification tools “photon” untuk mempercepat kecepatan website Anda, dan terintegrasi langsung dengan halaman Google+ Anda.

2. WPTouch

WPTouch adalah pilihan paling populer untuk membuat website mobile friendly. Plugin ini akan membantu Anda mengubah website Anda lebih mobile friendly tanpa merusak tema website WordPress di desktop. Selain itu, WPTouch juga memastikan website versi mobile Anda lolos dari Google Mobile Test sehingga bisa meningkatkan ranking SEO Anda.

3. AMP for WP

AMP for WP. Plugin ini menyediakan fitur untuk mengecek kecepatan tema WordPress yang Anda gunakan. Jika tema WordPress yang Anda gunakan belum cukup cepat, Anda bisa menggantinya dengan tema dari AMP for WP yang lebih cepat dan responsif.

Sama dengan WPTouch, versi gratis AMP for WP memungkinkan Anda untuk membuat website mobile friendly dengan mudah. AMP for WP menyediakan dua cara untuk menambahkan fitur premium.

Cara pertama adalah membeli akun premium dengan harga mulai dari 149 US Dollar per tahun. Dengan akun premium, Anda bisa mengakses semua fitur dan extension premium di AMP for WP. Cara kedua adalah membeli per fitur/extension. Jika Anda hanya membutuhkan satu atau dua fitur tambahan tentu cara kedua lebih hemat untuk Anda.

4. WordPress Mobile Pack 2.0

WordPress Mobile Pack 2.0 adalah plugin yang memungkinkan Anda untuk membungkus dan mengirimkan konten Anda yang ada ke semua platform, sistem operasi, dan perangkat. Plugin ini memungkinkan akses dari cross-platform, user interface responsif, theme siap pakai dengan 6 abstract covers, dan post sync. Hal ini juga memungkinkan Anda untuk menyesuaikan tampilan (termasuk warna dan font). Theme ini juga terintegrasi ke dalam analisis dan fitur “full-screen” mode bagi pengguna yang ingin mengaksesnya dari desktop.

5. WP Mobile Edition

WP Mobile Edition adalah plugin yang dapat membantu Andamengubah website menjadi versi mobile yang di optimalkan untuk Android, iOS, dan Windows. WP Mobile Edition memiliki switcher mobile, yang secara otomatis dapat mendeteksi perangkat yang digunakan sementara membiarkan pengguna untuk beralih ke versi apapun yang mereka inginkan (antara desktop dan mobile). Mobile theme standar sangat ringan dan cepat untuk di muat. Plugin ini juga dilengkapi dengan device adaptation, smart formatting, full commenting system, dan 8 skema warna yang berbeda. Theme ini juga SEO-ready dan dilengapi dengan mobile advertising.

Pengertian Kelebihan dan Strategi Social Media Marketing (SMM)

Pengertian Social Media Marketing

SMM merupakan salah satu jenis digital marketing paling umum saat ini, tapi sebenarnya apa sih SMM itu ?. SMM (Social Media Marketing) adalah kegiatan mempromosikan produk atau layanan di platform media sosial menggunakan strategi tertentu. Definisinya memang cukup sederhana, yaitu mempromosikan produk atau layanan di media sosial. Akan tetapi, inti sebenarnya dari social media marketing terletak pada strateginya.

SMM membantu perusahaan mendapatkan feedback langsung dari pelanggan (dan calon pelanggan). Bagian interaktif media sosial memberikan pelanggan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan atau keluhan suara dan merasa mereka didengar.

SMM menjadi lebih umum dengan meningkatnya popularitas situs seperti Twitter, Facebook, Instagram, dan YouTube.

Kelebihan Social Media Marketing

1. Harga yang Relatif Murah

Membuat akun sosial media untuk bisnis Anda gratis, namun tentunya Anda membutuhkan team yang handal untuk membuat konten yang berkualitas.

2. Fleksibel Untuk Menjalankan Iklan Berbayar

Iklan berbayar yang ditawarkan oleh Facebook, Instagram dan sosial media lainnya sangatlah nyaman untuk Anda gunakan karena iklan tersebut dapat dijalankan kapan pun Anda butuhkan, dan sesuai dengan budget yang ditentukan.

3. Penggantian Konten Secara Rutin dan Teratur

Berbeda dengan media yang lainnya, Anda dapat mengupload konten yang berbeda setiap harinya, sesuai dengan kebutuhan Anda. Bandingkan dengan iklan radio atau televisi, mereka hanya akan menjalankan satu skrip yang sudah kita siapkan.

4. Social Media Presence

Tidak salah lagi, social media presence sangatlah dibutuhkan oleh suatu bisnis karena konsumen mencari informasi mengenai suatu produk atau servis melalui sosial media, selain menggunakan search engine.

5. Media Penghubung Konsumen

Banyak sekali bisnis yang melupakan pentingnya hubungan yang baik dengan konsumen, sehingga konsumen itu pun beralih ke kompetitor produk atau servis yang sama.

Akun sosial media Anda dapat menampung berbagai macam keluhan, saran, dan apa pun yang konsumen rasakan sehingga Anda tahu, apa yang perlu diperbaiki secara cepat.

Selain itu, sosial media juga dapat menampung ide dari konsumen untuk membantu Anda membuat produk baru.

Strategi Social Media Marketing

Jika Anda ingin melakukan social media marketing, tentunya Anda juga harus merencanakan strategi terlebih dahulu. Mengelola media sosial tanpa strategi sama saja bekerja tanpa rencana. Menjalankan social media marketing tanpa strategi akan berakibat negatif terhadap bisnis Anda. Oleh karena itu, langkah pertama social media marketing adalah menyusun strategi. Berikut adalah langkah-langkah menyusun strategi untuk kampanye media sosial Anda.

1. Tentukan Sosial Media Utama

Anda tidak bisa menggunakan semua platform untuk kampanye media sosial Anda. Sebab masing-masing bisnis memiliki target konsumen yang berbeda dan setiap platform media sosial juga memiliki karakteristik pengguna masing-masing.

Bisa jadi sebuah bisnis perlu melakukan kampanye media sosial di Instagram, Facebook, dan Twitter. Sedangkan bisnis lainnya mungkin hanya perlu menggunakan Instagram saja.

2. Membangun Kredibilitas

Jika Anda telah menentukan satu media sosial yang menurut Anda efektif sebagai tempat pemasaran produk. Saatnya membangun kredibilitas produk. Tahap awal yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba membangun brand awareness. Tahap ini, Anda harus menjelaskan identitas produk yang Anda jual tersebut. Baik dari segi produk, kegunaan produk, serta produk Anda tawarkan untuk siapa.

3. Fokus Pada Target

Kesalahan yang paling sering terjadi pada pengusaha yang baru menjalankan strategi social media marketing adalah mengincar seluruh orang. Inilah kesalahan terbesar, Anda bisa memilih orang-orang yang memang menjadi fokus Anda. Tak perlu mengincar orang yang tidak tertarik dengan produk, karena hal tersebut hanya akan membuat Anda membuang-buang tenaga saja. Fokuslah pada konsumen yang ingin Anda incar.

4. Buat Konten yang Berkualitas dan Menarik

Dengan konten yang berkualitas dan mampu menarik perhatian serta minat para konsumen tentu merupakan tujuan utama Anda agar bisnis yang sedang Anda jalani berjalan dengan sukses. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar konten sosial media Anda mampu menarik minat para konsumen, antara lain yaitu:

  • Membuat judul dan headline yang menarik

Ketika akan menulis, maka headline atau judul merupakan hal yang pertama kali tentu akan dilihat oleh konsumen. Karena itu, sudah sangat seharusnya pembuatan judul atau headline konten mempunyai pesan yang kuat dan mampu menciptakan suasana ketertarikan dan emosi para pembacanya. Maka, cobalah untuk membuat headline atau judul yang mampu menarik minat para konsumen untuk membacanya. Namun, buatlah sebuah pesan yang berbeda dari setiap konten yang Anda tulis.

  • Memberikan peran yang optimal di setiap sosial media

Sebagai sosial media marketing, Anda tentu memahami bahwa setiap platform yang terdapat di sosial media mempunyai keunikan yang berbeda-beda. Karena itu, jika Anda ingin membagikan sebuah konten yang sama di beberapa platform, maka Anda perlu memastikan terlebih dahulu konteks sosial media yang akan Anda gunakan. Contohnya, jika Anda ingin menggunakan Instagram maka sebaiknya menggunakan sebuah konten foto, sebaliknya jika Anda menggunakan media twitter, maka sebaiknya Anda menggunakan cuitan singkat untuk penyebaran kontennya.

  • Variasi di setiap konten

Konten yang sama dan berulang justru akan membuat audiens merasa bosan dan jenuh. Hal ini tentunya akan mengurangi engagement brand Anda. Jika lebih buruk, maka hal ini akan mengurangi jumlah followers terhadap brand Anda di sosial media. Karena itu janganlah terlalu sering menggunakan konsep yang sama pada konten yang Anda buat. Anda juga dapat menyelipkan beberapa fitur seperti contohnya video pendek menggunakan format GIF untuk menambah minat audiens serta melakukan update hal baru mengenai apa yang paling disukai oleh audiens.

5. Jadwal dan Frekuensi Posting

Kelebihan media sosial dari platform-platform marketing lainnya adalah memungkinkan Anda untuk memiliki komunikasi dua arah dengan konsumen. Hal ini juga menuntut Anda untuk selalu hadir di media sosial setiap saat.

Untuk menemukan waktu yang tepat untuk merilis konten media sosial juga memerlukan riset dan percobaan. Sebab setiap bisnis punya karakteristik dan kebiasaan konsumen yang berbeda-beda. Selain itu, masing-masing platform media sosial juga memiliki kebiasaan pengguna yang berbeda-beda.

Jarang memposting merupakan hal yang buruk untuk strategi SMM Anda. Terlalu banyak memposting juga sama buruknya, lalu bagaimana cara kita menentukan frekuensi postingan yang tepat ? Berikut adalah frekuensi optimal untuk masing-masing sosial media :

  • Facebook: maksimal 2x sehari dan 5-10x seminggu
  • Twitter: 5x sehari atau lebih
  • LinkedIn: 1x per hari dan 20x per bulan
  • Google+: maksimal 3x sehari
  • Pinterest: 5x sehari atau lebih
  • Instagram: 1-2x sehari atau lebih

sumber : https://buffer.com/library/how-often-post-social-media

7. Manfaatkan Iklan

Jangkauan di media sosial tidak hanya didapatkan melalui jangkauan organik saja. Anda juga bisa memanfaatkan layanan iklan masing-masing platform media sosial untuk meningkatkan jangkauan postingan media sosial Anda.

Terlebih lagi timeline media sosial seperti Instagram dan Facebook menerapkan sistem acak, bukan lagi berdasarkan waktu posting. Hal ini bisa menyebabkan konten media sosial Anda terlewat. Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan layanan iklan. Untuk itu Anda bisa memanfaatkan layanan iklan media sosial.

8. Evaluasi Performa

Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah evaluasi performa strategi social media marketing Anda. Tanpa evaluasi Anda tidak bisa mengetahui apa yang perlu dipertahankan, apa yang perlu ditiadakan, dan apa yang perlu ditingkatkan.

Agar evaluasi strategi social media marketing lebih efektif, Anda memerlukan bantuan aplikasi pengelola media sosial. Kebanyakan aplikasi pengelola media sosial memang berbayar, tetapi penting untuk keberlangsungan strategi social media marketing Anda.

Dengan menggunakan platform pengelola media sosial, Anda bisa mendapatkan analisis dan insight mendalam mengenai kampanye media sosial Anda. Beberapa platform pengelola media sosial yang cukup terkenal adalah SproutSocial, Buffer, HootSuite, dan lain-lain.

Cara Riset Keyword yang Cepat dan Efektif

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Meriset Keyword

Pada umumnya terdapat empat komponen penting yang harus diperhatikan dalam riset keyword, yaitu search volume, keyword difficulty, keyword suggestion, dan SERP.

1. Search Volume (Volume Pencarian)

Search volume atau volume pencarian kata kunci adalah berapa banyak sebuah kata kunci dicari di Google dalam kurun waktu tertentu. Biasanya keyword tool akan menampilkan banyak pencarian keyword dalam satu bulan terakhir.

Misalnya, search volume sebuah kata kunci menunjukkan angka 100.000. Artinya, keyword tersebut dicari 100.000 kali di Google dalam kurun waktu satu bulan.

2. Keyword Difficulty (Tingkat Kesulitan Keyword)

Keyword difficulty menunjukkan tingkat kesulitan sebuah kata kunci untuk berada di halaman pertama hasil pencarian. Umumnya, keyword tool menggunakan skala 0-100. Semakin besar angkanya, semakin sulit kata kunci tersebut untuk meraih posisi pertama hasil pencarian. Biasanya keyword difficulty juga memperlihatkan berapa backlink yang dibutuhkan agar sebuah artikel bisa berada di halaman pertama hasil pencarian. Semakin tinggi keyword difficulty, semakin banyak backlink yang dibutuhkan.

3. Keyword Suggestion (Saran Kata Kunci)

Keyword suggestion adalah saran kata kunci yang berkaitan dengan kata kunci yang Anda cari. Misalnya, Anda melakukan riset keyword untuk kata kunci “membuat blog”, keyword tool akan memberikan saran kata kunci seperti “cara membuat blog”, “membuat blog gratis”, atau “membuat blog mudah”.

Umumnya, layanan keyword tool akan memberikan saran long tail keyword. Apa itu long tail keyword?

Long tail keyword adalah kata kunci yang mengandung setidaknya tiga kata atau lebih seperti contoh yang sudah disebutkan sebelumnya.

Melalui fitur keyword suggestion ini, Anda bisa menemukan lebih banyak long tail keyword yang cocok untuk blog atau website Anda. Menggunakan long tail keyword disarankan agar dapat menarik lebih banyak pengunjung karena 70 persen pencarian di Google terdiri dari long tail keyword.

Misalnya, dibanding hanya mencari kata kunci “blog”, pengguna bisa mendapatkan informasi lebih lengkap dan jelas dengan mengetik kata kunci “cara membuat blog” atau “cara membuat blog mudah”

4. Search Engine Result Page (SERP)

SERP menunjukkan laman-laman yang menduduki peringkat teratas dalam hasil pencarian keyword yang Anda riset. Fungsinya adalah untuk melihat seperti apa kualitas laman-laman yang bisa menduduki peringkat teratas hasil pencarian Google.

Cara riset keyword seperti apa yang bisa Anda lakukan? Terdapat banyak perusahaan yang menyediakan layanan riset keyword, baik berbayar maupun gratis.

Keyword Tool Gratis

1. Ubersuggest

Ubersuggest adalah sebuah keyword tool yang dimiliki digital marketer ternama, Neil Patel. Anda dapat menggunakan keyword tool ini tanpa perlu membayar sepeser rupiah pun.

Cara riset keyword dengan Ubersuggest pun cukup mudah. Anda hanya perlu mengetik keyword apa yang ingin Anda gunakan dan wilayah yang ingin Anda targetkan.

Ubersuggest akan memberikan informasi mengenai berapa besar volume pencarian keyword tersebut, kadar kesulitan keyword, dan saran keyword terkait yang bisa digunakan.

Misalnya, kami menggunakan keyword “membuat blog” sebagai bahan percobaan. Hasilnya adalah seperti ini:

Dapat dilihat bahwa volume pencarian kata kunci tersebut adalah 9900 pencarian per bulan. Kemudian nilai kompetisinya adalah 0.07. Angka ini menunjukkan tingkat kesulitan untuk berada di halaman pertama hasil pencarian Google. Semakin besar angkanya, semakin sulit untuk meraih posisi pertama di hasil pencarian Google.

Selain itu, Ubersuggest juga akan memberikan saran keyword yang masih berkaitan dengan keyword yang Anda ketik di kolom search. Saran yang diberikan untuk kata kunci “membuat blog” adalah sebagai berikut:

Ubersuggest memberikan 941 saran keyword yang berkaitan dengan “membuat blog”. Anda dapat mengurutkan saran keyword tersebut berdasarkan volume pencarian (search volume), cost per click (CPC), atau nilai kompetisi (competition). Untuk contoh di atas kami mengurutkan saran keyword berdasarkan search volume tertinggi ke search volume terendah.

2. Google Trends

Tidak hanya menyediakan mesin pencarian, Google juga menyediakan tool untuk melakukan riset keyword, yaitu Google Trends. Kabar baiknya, layanan keyword tool dari Google ini disediakan secara gratis kepada para penggunanya.

Anda dapat mengatur wilayah sesuai negara yang Anda targetkan. Untuk percobaan ini, kami menggunakan Google Trends Indonesia. Berikut adalah hasil percobaan kami dengan kata kunci “membuat blog”:

Anda akan mendapatkan grafik pergerakan keyword yang Anda cari. Google Trends menyediakan grafik pergerakan keyword dari satu jam terakhir sampai lima tahun terakhir. Jadi Anda bisa melihat naik turunnya popularitas sebuah keyword dari waktu ke waktu.

Seperti cara riset keyword sebelumnya, Google Trends juga memberikan saran long tail keyword yang masih berkaitan dengan yang Anda cari secara real time.

3. KWFinder

Keyword tool ketiga adalah KWFinder. Sama dengan Uberseuggest, KWFinder memberikan informasi volume pencarian (search volume), tingkat kesulitan (keyword difficulty), dan SERP dari sebuah keyword.

Kami menggunakan kata kunci yang sama untuk percobaan, yaitu “membuat blog”. Hasilnya dapat Anda lihat seperti di atas, tetapi saran kata kunci yang dapat dilihat pada percobaan ini terbatas.

Kekurangan dari KWFinder adalah tidak sepenuhnya gratis. Anda hanya bisa mencari dua kata kunci secara gratis. Untuk melanjutkan pemakaian, Anda harus mendaftar sebagai anggota dan Anda dapat melakukan lima riset keyword setiap 24 jam dengan 50 saran kata kunci per pencarian.

Jika akun gratis belum mencukupi kebutuhan, Anda juga dapat membeli paket premiumnya. KWFinder menyediakan tiga paket premium dengan spesifikasi berbeda. Paket premium termurah memungkinkan Anda untuk melakukan riset keyword sampai 100 kali pencarian per 24 jam.

Paket termahalnya memungkinkan Anda untuk melakukan riset keyword hingga 1200 pencarian per 24 jam. Jika ketiga paket tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan Anda, Anda bisa meminta paket khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

4. MOZ
Selanjutnya, Anda juga dapat menggunakan keyword tool MOZ. Untuk dapat menggunakan fitur-fitur MOZ ini, Anda harus mendaftar terlebih dahulu sebagai anggota. Setelah melakukan pendaftaran Anda akan mendapatkan 10 riset keyword.

Kami mencoba mendaftar akun gratis MOZ dan menggunakan kata kunci yang sama seperti percobaan-percobaan sebelumnya. Berikut adalah hasilnya:

Dari gambar di atas dapat dilihat cara riset keyword menggunakan akun gratis tidak memberikan hasil maksimal. Hasil riset keyword ini tidak memberikan informasi volume pencarian per bulan. SERP yang ditunjukkan juga hanya sampai tiga situs teratas.

Tentu cara riset keyword seperti di atas tidak dapat memberikan hasil maksimal untuk blog atau website Anda. Anda dapat menggunakan kesempatan Free Trial selama 30 hari yang disediakan MOZ. Setelah 30 hari, Anda akan dikenai tagihan 179 US Dollar per bulan.

5. SEMrush

Keyword tool selanjutnya adalah SEMrush. Sebelum menggunakan SEMrush, Anda harus mendaftar terlebih dahulu sebagai anggota yang tersedia secara gratis.

Kami melakukan percobaan dengan menggunakan kata kunci “membuat blog” dan hasilnya seperti yang dapat Anda lihat di atas. Anda akan mendapatkan saran long tail keyword. Selain itu, Anda juga dapat melihat situs-situs mana saja yang berada di halaman pertama hasil pencarian kata kunci tersebut.

Sayangnya, akses akun gratis di SEMrush terbatas. Anda tidak dapat melihat semua saran kata kunci (keyword suggestion) yang dihasilkan. SEMrush menyediakan versi trial selama 7 hari dan selanjutnya akan dikenai biaya per bulan mulai dari 99 US Dollar.

6. Answer The Public

Untuk keyword tool satu ini tidak tersedia dalam bahasa Indonesia. Answer The Public hanya menyediakan beberapa pilihan bahasa asing, salah satunya adalah bahasa Inggris. Meskipun hanya tersedia dalam bahasa Inggris, cara riset keyword ini kami rekomendasikan karena saran keyword yang diberikan cukup lengkap dan komperehensif.

Anda dapat melakukan riset keyword yang akan Anda gunakan di blog atau website melalui keyword tool ini. Answer The Public memberikan saran kata kunci dengan format 5W+1H (What, Where, When, Why, Who, dan How).

Misalnya, kami menggunakan kata kunci “create blog” (membuat blog), hasil yang muncul seperti di bawah ini:

Anda bisa memperoleh ide-ide untuk konten blog atau website dari hasil riset keyword bahasa Inggris ini. Mungkin Anda akan menemukan keyword yang berpotensi populer jika dibuat dalam bahasa Indonesia. Dan yang terpenting Anda bisa menggunakan Answer The Public secara gratis.

7. Soovle

Keyword tool kedua adalah Soovle. Berbeda dari keyword tool sebelumnya, Soovle tidak memberikan informasi volume pencarian (search volume), tingkat kesulitan (keyword difficulty), dan SERP.

Soovle hanya memberikan saran long tail keyword populer di beberapa situs besar seperti Google, Bing, Youtube, Yahoo, Amazon, Wikipedia, dan Answer.com. Kami kembali menggunakan kata kunci “membuat blog” sebagai bahan percobaan. Hasilnya adalah sebagai berikut:

Hasil pencarian di Soovle tidak seakurat hasil pencarian di Ubersuggest, SEMRush, KWFinder, Google Trends, dan MOZ. Bisa dilihat pada gambar di atas, Soovle hanya memberikan saran kata kunci saja, tanpa detail berapa banyak volume pencarian tersebut terjadi atau tingkat kesulitan sebuah keyword.

Fitur lain yang disediakan oleh Soovle adalah Daily Top Keyword (Top Kata Kunci Harian). Namun, sayangnya top keyword ini hanya berlaku di pada kata kunci bahasa Inggris. Soovle tidak menyediakan top keyword berdasarkan wilayah atau bahasa tertentu.

8. Google Related Search

Selain Google Trends, Google juga menyediakan cara riset keyword lain, yaitu related search. Setiap kali melakukan pencarian dengan Google, hasil yang disediakan tidak hanya mencakup artikel-artikel dengan kata kunci yang diketik. Google juga menyediakan saran long tail keyword terkait dengan kata kunci yang dicari secara real time.

Misalnya, kami mencoba mencari kata kunci “membuat blog” dan hasil saran long tail keyword yang diberikan Google adalah sebagai berikut:

9. Keyword Shitter
Keyword tool gratis terakhir adalah Keyword Shitter. Cara riset keyword dengan menggunakan Keyword Shitter cukup sederhana. Anda hanya perlu mengetik keyword yang Anda inginkan dan Keyword Shitter akan memberikan saran-saran long tail keyword untuk kata kunci tersebut.

Kami mencoba keyword tool ini dengan menggunakan kata kunci “membuat blog” dan berikut adalah hasilnya.

Saran kata kunci yang diberikan mencapai 1394 kata kunci untuk “membuat blog”. Anda bisa menggunakan keyword tool ini untuk menemukan kata kunci sebanyak-banyaknya yang berkaitan dengan blog dan website Anda. Kabar baiknya, keyword tool ini gratis sehingga tidak akan membebani kas Anda.

Cara Riset Keyword Berbayar

Mungkin sembilan layanan riset keyword gratis di atas tidak dapat memenuhi kebutuhan riset keyword Anda. Jika Anda membutuhkan fitur riset keyword yang lebih lengkap, dana yang dikeluarkan tentu lebih besar.

Pada penjelasan di awal, sudah kami sebutkan bahwa dalam riset keyword ada empat aspek yang perlu diperhatikan, yaitu Search Volume, Keyword Difficulty, Keyword Suggestion, dan SERP. Sebenarnya, terdapat satu aspek lagi yang perlu dipertimbangkan, yaitu Potential Traffic (potensi trafik). Potential traffic adalah potensi trafik atau kunjungan yang bisa didatangkan dari sebuah kata kunci.

Biasanya kata kunci dengan search volume tinggi juga memiliki potential traffic yang tinggi. Namun, dalam beberapa kasus kata kunci dengan search volume tinggi bisa memiliki potential traffic rendah.

Misalnya, berdasarkan Ahrefs, kata kunci “Google Bisnisku” memiliki search volume sebesar 32.000 pencarian per bulan dengan potensi trafik sebesar 3.200. Sebenarnya, potensi trafik ini cukup besar, tetapi mayoritas trafik tersebut langsung mengarah ke situs Google Bisnisku. Sedangkan porsi trafik yang didapatkan situs lain yang membahas Google Bisnisku hanya mencapai puluhan.

Kata kunci dengan search volume kecil pun bisa memiliki potensi trafik cukup besar. Jadi, selain search volume dan keyword difficulty, Anda juga perlu mempertimbangkan potensi trafik yang akan didapatkan.

Sayangnya, tidak banyak layanan gratis yang memiliki fitur potential traffic dan Ahrefs merupakan salah satu layanan yang menyediakan fitur tersebut.

Website Lemot Atau Overload Saat Diakses

Banyak hal yang dapat menyebabkan website Anda menjadi lambat ketika diakses padahal sebelumnya sangat cepat. Salah satu hal yang menyebabkan hal ini karena website Anda menggunakan resource (CPU, MEMORI, VIRTUAL MEMORI, dan limit lainnya) yang telah disediakan untuk akun Anda. Anda dapat selalu mengecek status penggunaan resource di akun Anda melalui menu Resource Usage pada cPanel dengan thema X3 dan pada Paper Latern. Silakan cek pada CPU and Concurrent Connection Usage.

Theme X3

 

Paper Lantern

 

Banyak hal yang menyebabkan overload. Di antaranya adalah penggunaan plugin yang memberatkan (contoh: plugin Jet pack jika Anda menggunakan WordPress) atau script atau thema dari sumber yang tidak dapat dipercaya. Script atau plugin atau theme dari sumber yang tidak dapat dipercaya seringkali menjadi sasaran Malware sehingga sering digunakan untuk tindakan kejahatan dan menyebabkan akun overload.

Klik link ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai malware, penyebabnya dan cara mengatasinya.

Selain itu, banyaknya domain atau website yang Anda addon di akun hosting Anda juga dapat menyebabkan hal ini karena pada dasarnya Anda menggunakan resource yang sama untuk beberapa website di dalamnya.

Solusi:

1. Untuk solusi tersebut Anda harus melakukan optimasi website Anda agar lebih ringan digunakan dengan menghapus beberapa plugin yang memberatkan atau ubahlah theme Anda menjadi lebih ringan.

2. Upgrade paket hosting Anda dan jika Anda telah berada di paket tertinggi (Bisnis), maka Anda harus menggunakan VPS. Di VPS, kami membantu setupnya hingga siap digunakan sebagai web server dan Anda cukup mengupload website Anda atau memindahkan website Anda ke VPS tersebut.

Pengertian Web Developer, Web Designer dan Web Master

Tahukah Anda apa itu Web Developer, Web Designer dan Web Master? Mereka sama-sama berhubungan dengan suatu web, namun perlu diketahui Web Developer, Web Designer dan WebMaster itu berbeda. Dari artinya saja sudah beda apalagi tugasnya. Namun masih banyak orang yang menganggap Web Developer, Web Designer dan WebMaster itu sama. Padahal itu salah. Daripada bingung membedakan Web Developer, Web Designer dan WebMaster. Mari bahas mengenai perbedaan Web Developer, Web Designer dan WebMaster.

Web Developer

Web developer adalah seseorang yang menciptakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman. Pada dasarnya, web developer membuat berbagai hal “terjadi” pada sebuah website. Peran web developer adalah sebagai penghubung dari semua sumber daya yang akan digunakan pada sebuah website, mulai dari pemanggilan database, membuat halaman website yang dinamis, hingga mengatur cara pengunjung untuk berinteraksi dengan elemen-elemen dari website tersebut.

Seorang web developer yang handal akan terbiasa dengan bahasa pemrograman, baik itu di sisi server ( server-side scripting ) maupun disisi client ( client-side scripting ). Dan jangan lupa dengan aspek database yang akan digunakan. Berikut adalah bagian aplikasi yang harus dipahami oleh seorang web developer.
• Client-side: JavaScript
• Server side: ASP, ASP.NET, Java, Perl, PHP, Python, Ruby, dsb.
• Databases: MySQL, Oracle, dsb.

Aspek tampilan menjadi sisi yang agak “terpinggirkan” oleh web developer. Pada umumnya setelah scripting dari aplikasi web telah selesai dibuat, web developer akan menyerahkan pekerjaannya kepada web designer untuk menciptakan tampilan yang baik.

Web Designer

Web designer adalah seseorang yang bekerja dengan unsur-unsur visual pada suatu halaman web. Dia adalah orang yang membuat wajah halaman web tampak begitu “cantik”. Para web design mengintegrasikan komponen seperti gambar, file flash, atau multimedia ke dalam halaman web untuk menambah pengalaman visual user, atau untuk melengkapi content page.

Pemahaman tentang Client-side scripting, HTML, CSS, cara memanipulasi image dan animasi merupakan beberapa hal yang dikuasai oleh web designer.
Berikut adalah bagian hal yang harus dipahami oleh seorang web designer:
• Client-side scripting: JavaScript
• Server-Side scripting: PHP, ASP, dsb.
• Cascading Style Sheets
• HTML
• Manipulasi image : Adobe Photosop, GIMP, Corel Draw, dsb.
• Animasi, biasanya berupa flash.

Web designer biasanya bekerja dalam tim untuk memastikan sebuah tampilan website dapat membuat aplikasi web bekerja dengan baik. Keterampilan tambahan berupa komunikasi, tentu akan menjadi sangat berguna bagi para web designer.

Sisi lain yang juga harus dipahami oleh web designer adalah usability / kegunaaan, standar W3C untuk HTML dan CSS dan kompabilitas tampilan pada browser yang berbeda.

Webmaster

Webmaster merupakan gabungan dari keduanya, bahkan webmaster juga bertugas untuk memelihara aplikasi web yang digunakan. Sebagai catatan tambahan, webmaster mungkin juga bertanggung jawab untuk optimisasi mesin pencari ( SEO ), mengisi content pada website, hingga ‘memasarkan’ website tersebut.

Dalam kelompok kerja yang lebih besar, webmaster akan lebih banyak menjadi manager dari sebuah web-based project, mengatur pekerjaan web developer dan web designer, hingga melakukan pengujian terhadap usability dari aplikasi web yang dibuat.

Bagi seorang web developer, kemampuan logis sangat dibutuhkan untuk mengatur alur aplikasi web yang dibuat. Sedangkan web designer membutuhkan kemampuan artistik dan kreatifitas. Dan bagi seorang webmaster, tentu akan membutuhkan kemampuan logis, artistik serta pengalaman yang memadai dibidangnya.

Open chat